Apakah Vaksin Corona Gratis Untuk Seluruh Masyarakat?

Sumber : pixabay.com

Vaksin Corona adalah harapan baru untuk masyarakat terbebas dari virus mematikan Covid-19. Seperti diketahui, Corona sudah menghantui Indonesia dan juga dunia sejak Maret 2020 lalu. Kehidupan masyarakat juga berubah terkait virus tersebut terutama untuk pola hidup. Seluruh masyarakat jika ingin bepergian keluar rumah harus mengikuti protokol kesehatan yang ada, guna meminimalisir serangan virus.

Kemunculan vaksin covid diakhir tahun 2020 ini, tentunya sangat diharapkan oleh seluruh lapisan masyarakat dunia. Sebelumnya dikabarkan bahwa vaksin ini digratiskan untuk beberapa kategori dan kelompok masyarakat saja. Menteri Kesehatan menyatakan bahwa pemberian vaksin terdiri dari dua skema yaitu untuk 30% vaksin program dan 70% vaksin secara mandiri. Namun saat ini, secara resmi Presiden Jokowi menyatakan bahwa vaksin gratisĀ  alias tidak dikenakan biaya.

Apakah Vaksin Corona Benar-Benar Gratis?

Jokowi mengatakan, keputusan untuk memberi vaksin secara gratis ini diambil dari banyaknya masukan masyarakat dan juga setelah penghitungan ulang keuangan negara. Bahkan dikatakan vaksinasi ini adalah prioritas dalam anggaran tahun 2021. Presiden menekankan sekali lagi bahwa masyarakat Indonesia tidak akan dikenakan biaya sepeserpun dalam program vaksin Corona ini. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada lagi alasan masyarakat untuk tidak dapat vaksin karena memang bisa didapatkan secara gratis.

Mekanisme Untuk Mendapatkan Vaksin Gratis

Meski digratiskan, namun tetap saja masyarakat harus mengikuti mekanisme yang ada. Namun sampai saat ini dari pihak Kementerian Kesehatan menyampaikan mekanisme tersebut sedang dalam masa perampungan. Di sisi lain juga penggunaan vaksin masih menunggu persetujuan dari BPOM dan MUI.

Namun melihat dari cara pendaftaran penerima vaksin yang ditulis dalam Petunjuk Teknis Vaksinasi Covid-19 Kementrian Kesehatan, sasaran vaksinasi sendiri diperoleh melaluiĀ  Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19. Adapun data ini bersumber dari kementrian atau lembaga terkait dan sumber-sumber lainnya, yang meliputi NIK dan alamat tinggal sasaran penerima vaksin.

Nantinya masyarakat yang akan menjadi sasaran vaksinasi akan dikirimi pesan singkat melalui SMS dan harus melakukan verifikasi lokasi pelaksanaan vaksinasi. Hal ini merujuk pada sasaran target penerima vaksin Covid-19 dalam program pemerintah bukan vaksin Mandiri.

Untuk rencana program vaksinasi sendiri didukung oleh BPJS Kesehatan lewat aplikasi Primary Care (P-Care). Aplikasi ini memiliki layanan proses registrasi penerima vaksin, screening penerima vaksin dan juga status kesehatan serta pencatatan dan laporan hasil pelayanan vaksinasi.

Aplikasi ini merupakan bagian dari sistem informasi berbasis web dari BPJS Kesehatan untuk FKTP, seperti misalnya Puskesmas, Klinik Pratama dan Dokter Praktek Mandiri untuk melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat.

Waktu Pemberian Vaksin Covid-19

Untuk waktu vaksinasi sendiri, akan dilakukan mulai Januari 2021. Nantinya prioritas utama untuk mendapatkan vaksin adalah paramedis. Meliputi para dokter, perawat dan juga tenaga kesehatan lainnya. Selanjutnya, prioritas utama vaksinasi juga berlaku pada TNI, Polri dan juga guru. Adapun mengapa TNI dan Polri adalah juga prioritas utama karena menjaga kedaulatan negara dan menjaga ketertiban serta keamanan negara. Setelah itu dilakukan vaksinasi ke para guru dan akhirnya seluruh lapisan masyarakat juga akan mendapatkan vaksin secara gratis.

Nah jadi Jika Anda bertanya apakah vaksin Corona akan gratis diberikan? jawabannya adalah gratis tanpa dipungut biaya karena sudah di informasikan langsung oleh presiden di media. Dapatkan juga update terbaru seputar vaksin lewat aplikasi kesehatan andalan Halodoc. Platform ini bisa anda akses melalui website ataupun aplikasi di Android dan iPhone.